janda88
LIVEJanda bolong mudah dikenali dari lubang alami pada daunnya. Pada genus Monstera, daun umumnya besar, hijau tua, bertekstur seperti kulit, dan sering memiliki lubang yang disebut fenestrasi [1]. Karena lubang itu merupakan bagian dari bentuk alami daun, keberadaannya saja bukan alasan untuk menganggap daun rusak.
Lubang daun punya fungsi
Fenestrasi bukan hanya ciri tampilan. Pada Monstera, lubang memungkinkan helaian daun menyebar ke area yang lebih luas untuk meningkatkan paparan sinar matahari, sekaligus membiarkan cahaya mencapai daun lain di bawahnya. Bentuk ini juga menggunakan lebih sedikit energi untuk memproduksi dan memelihara daun [1]. Namun, fungsi tersebut tidak memberi patokan tentang seberapa terang sudut rumah yang harus dipilih.
Kebiasaan merambat memengaruhi pilihan tempat
Monstera dapat tumbuh merambat pada pohon dengan bantuan akar udara yang mengait ke cabang. Akar udara itu juga dapat tumbuh ke tanah untuk membantu menopang tanaman; tinggi rambatnya di pohon dapat mencapai 20 meter [1]. Kebiasaan ini membuat ruang vertikal dan kemungkinan menyediakan penopang layak dipertimbangkan saat menentukan tempatnya di rumah. Angka 20 meter menggambarkan pertumbuhan di pohon, bukan ukuran yang perlu ditargetkan untuk tanaman di dalam rumah.
Menentukan tempat di dalam rumah
Monstera umumnya ditanam di dalam ruangan sebagai tanaman hias [1]. Untuk memilih posisinya, pertimbangkan apakah ada ruang bagi pertumbuhan merambat dan apakah arah tumbuhnya ingin dibantu dengan penopang. Lubang pada daun membantu mengenali bentuk khasnya, tetapi tidak cukup untuk menentukan kebutuhan cahaya atau penyiraman secara spesifik.
Sumber
- [1] Wikipedia bahasa Indonesia — Monstera. https://id.wikipedia.org/w/index.php?oldid=29290301&title=Monstera (diakses 2026-10-02).